Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem Kekebalan Tubuh Manusia dapat terganggu jika paparan benda asing ini terjadi secara berlebihan.

Beberapa contoh gangguan pada sistem kekebalan tubuh antara lain alergi, autoimunitas dan AIDS.

Setiap saat tubuh manusia mendapat paparan bakteri, virus, parasit, radiasi matahari, polusi dan lain-lain.

Untungnya dampak buruk paparan ini di cegah atau di minimalisir oleh sistem kekebalan tubuh manusia.

Penyakit hanya terjadi ketika sistem kekebalan tubuh manusia itu menurun.

Oleh karena itu setiap manusia yang hidup wajib memberikan perlindungan atau keamanan tubuh secara serius.

Baik itu dengan menjaga pola makan dan minum yang sehat.

atau menjaga dengan mengkomsumsi berbagai ramuan herbal untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kita.

Sistem Kekebalan Tubuh

Di bawah ini adalah beberapa yang bisa merusak paparan atau sistem kekebalan tubuh manusia dan mahluk hidup lainnya.

1. Alergi

Alergi adalah respon imun yang berlebihan terhadap suatu senyawa yang masuk ke dalam tubuh.

Reaksi alergi di sebut juga dengan anaphylaxis dan mampu mengurangi Sistem Kekebalan Tubuh.

Senyawa yang dapat menimbulkan alergi adalah alergen yang dapat berupa serbuk, debu, bulu hewan, gigitan serangga, serta jenis makanan tertentu.

Alergi di awali dengan proses masuknya alergen ke dalam tubuh yang merangsang sel-sel B plasma untuk mensekresikan antibodi yang biasanya dari kelas IgE.

Pada awalnya alergen yang masuk ke tubuh tidak akan menimbulkan alergi tapi pada awal alergen yang masuk akan berikatan dengan mastosit.

Hal ini menyebabkan ketika alergen untuk kedua kalinya masuk ke dalam tubuh akan terikat pada antibodi IgE yang telah berikatan dengan mastosit.

Keadaan inilah yang menyebabkan mastosit melepaskan histamin yang memperbesar dan meningkatkan permeabilitas pembuluh darah (inflamasi).

Inflamasi menyebabkan timbulnya berbagai gejala alergi seperti bersin, gatal-gatal, pusing, dan kesulitan bernapas.

2. Autoimunitas

Autoimunitas adalah keadaan di mana sistem kekebalan tubuh membentuk antibodi untuk menyerang sel-sel tubuh sendiri seolah-olah bukan merupakan bagian dari tubuh.

Sering kali di sebabkan gagalnya proses pematangan sel T di kelenjar timus atau karena infeksi virus yang terjadi sebelum lahir yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

Akibat autoimunitas banyak di jumpai kelainan-kelainan atau keabnormalan yang dapat di jumpai antara lain :

a. Diabetes mellitus, yaitu tipe I (insulin-dependent diabetes mellitus), dimana antibodi menyerang sel-sel beta di pankreas yang memproduksi hormon insulin sehingga menyebabkan kadar gula dalam darah tinggi.

b. Addison’disease, penyakit ini bisa disebabkan oleh infeksi pada kelenjar adrenalin namun juga bisa disebabkan oleh antibodi yang menyerang sel-sel hormon yang menghasilkan adrenalin.

Akibat yang di timbulkannya adalah mudah merasa lelah, kehilangan berat badan, rasa perasaan yang tertekan, kadar gula darah rendah dan pigmentasi kulit yang meningkat.

c. Mysthenia gravis, di sebabkan oleh antibodi yang menyerang otot lurik.

Hal ini menyebabkan dergradasi otot dan berkurangnya kemampuan otot menangkap asetilkolin (zat yang dilepaskan saraf untuk memicu kontraksi otot), misalnya terjadi pada mata di mana posisi mata menjadi tidak simetris.

d. Lupus erythematosus, yaitu keadaan di mana antibodi menyerang sel-sel tubuh yang lain sebagai sel asing

Di mana ketika kondisi tubuh melemah maka seranggan antibodi akan meningkat dan melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh.

e. Multiple sclerosis, yaitu keadaan di mana antibodi menyerang jaringan saraf dan di tulang belakang.

di mana bagian saraf yang di serang adalah seludang mielin sebagai bagian yang melapisi sel saraf dan berperan dalam penghantaran informasi.

hal ini menimbulkan berbagai gejala seperti gangguan penglihatan, pusing, depresi dan lain-lain.

3. Penyakit AIDS

Penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah penyakit yang di sebabkan oleh infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).

AIDS sendiri merupakan kumpulan dari berbagai penyakit.

AIDS di sebabkan virus HIV yang menyerang sel T pembantu yang berfungsi menstimulasi sel T lainnya serta sel B plasma.

Ketika virus berhasil menginfeksi sel T virus menggunakan perangkat selnya untuk menggandakan diri setelah itu menembus membran sel kemudian menginfeksi sel T yang lain.

Hal ini menyebabkan kemampuan tubuh melawan kuman penyakit menjadi berkurang.

Sel T pembantu menjadi target utama virus HIV karena pada permukaan selnya terdapat molekul CD4 sebagai reseptor,

dimana infeksi di mulai ketika molekul glikoprotein (gp120) yang terdapat pada permukaan HIV menempel ke reseptor CD4.

Pada orang normal jumlah sel T dalam tubuh sekitar 1000 sel/mm3 ,

hal ini berbeda dengan orang yang menderita AIDS di mana jumlah sel T nya hanya sekitar 200 sel/mm3.

Kesimpulannya

Virus HIV yang menyebabkan AIDS dapat menular dari satu orang ke orang lain dengan banyak cara antara lain penggunaan jarum suntik secara bersamaan, transfusi darah dari penderita, serta hubungan seksual.

Pada dasarnya penderita AIDS meninggal bukan karena virus HIV yang menyerangnya tapi karena melemahnya Sistem Kekebalan Tubuh.

Maka beberapa penyakit bisa berakibat fatal bagi penderita AIDS, penyakit-penyakit itu seperti TBC, kanker darah, kanker, meningitis, harpes dan berbagai penyakit lainnya.

Demikian sekilas info tentang Sistem Kekebalan Tubuh yang bisa menaikan dan melemahkan kesehatan tubuh kita (Idntheme)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *