Berita Penutupan Praktek Perdukunan Padepokan Nur Dzat Sejati

Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin yang berada di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur,
Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin yang berada di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur,
baca.news - Baca Berita Online Terkini Update Setiap Hari

Berita Penutupan Praktek Perdukunan Padepokan Nur Dzat Sejati – Sebagaimana diketahui, nama Gus Samsudin tengah menjadi perbincangan hangat warganet usai Padepokan Nur Dzat Sejati miliknya yang berada di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditutup oleh warga.

Sebelumnya, warga merasa resah setelah kedatangan Marcel Radhival atau Pesulap Merah yang sebelumnya menantang Gus Samsudin.

Bacaan Lainnya
Promo Hosting SSD Unlimited

Masyarakat setempat merasa resah lantaran gesekan mereka yang mengganggu ketentraman desa.

Kepala Desa Rejowinangun, Bhagas Wigasto menyebut bahwa sebenarnya dia menerima informasi rencana kehadiran Pesulap Merah itu sejak Rabu pekan lalu dari salah seorang ketua RT.

Dia lalu berdiskusi dan menghimpun informasi lebih detail.

Lalu, Pesulap Merah datang bersama dengan tim ke Padepokan Nur Dzat Sejati. Mereka sempat bersitegang yang pada akhirnya warga meminta untuk menutup padepokan tersebut. Nah, bagi kamu yang penasaran dengan Gus Samsudin, berikut ulasan selengkapnya yang dirangkum santri.web.id dari berbagai sumber.

Dukun yang berkedok agama dan menggunakan sebutan GUS ini Sering Ucapkan Demi Allah, Komentar Ustadz Derry Sulaiman : Hati-Hati Orang Itu Sedang Berdusta

Semula, Ustadz Derry Sulaiman tak pernah mau berkomentar soal itu. Tapi lantaran banyak warganet yang minta pendapatnya ihwal perseteruan Gus Samsudin dan Pesulap Merah, akhirnya beliau bersuara juga.

“Sahabat sekalian saya bukan hakim, saya tidak bisa menghakimi siapa pun, cuma gara-gara kalian bertanya terus akhirnya saya mempelajari, saya melihat konten-konten dari kedua belah pihak,” kata Derry Sulaiman dikutip akun TikTok miliknya, Senin (1/8/2022).

Menurut pendakwah yang dulunya seorang musisi ini, Pesulap Merah adalah orang baik dan memiliki niat mulia.

Marcel Radhival alias Pesulap Merah. [YouTube Marcel Radhival]
Marcel Radhival alias Pesulap Merah. [YouTube Marcel Radhival]
Melalui konten-konten yang dibuat, Pesulap Merah dianggap ingin mencerdaskan bangsa Indonesia dari pembodohan, khususnya mengenai praktik-praktik perdukunan berkedok agama.

“Naudzubillah min dzalik,” ujarnya.

Sang ustaz lantas membahas Gus Samsudin. Pertama, dia lebih dulu menyebut kalau Gus Samsudin bukan orang sembarangan.

“Karena dia punya padepokan. Dia punya murid, dia punya pasien. Dan saya yakin dia punya banyak kebaikan,” ujarnya.

Hanya saja, Ustadz Derry Sulaiman menilai Gus Samsudin melakukan kesalahan fatal. Dalam tiap konten yang dibuat, Gus Samsudin tak menyertakan informasi kalau hal tersebut cuma konten semata.

“Dia berakting di konten, seakan-akan dia betul-betul melakukan sebuah kesaktian, mukjizat, karomah seperti yang diberikan Allah oleh para wali-wali,” katanya.

Berita Penutupan Praktek Perdukunan Padepokan Nur Dzat Sejati

Kabar selanjutnya, Tentang Kesaktian Gus Samsudin Seolah Sudah ‘Expired’, Pasien Minggat, Netizen Mulai Menghujat.

Berita Penutupan Praktek Perdukunan Padepokan Nur Dzat Sejati makin viral dan Lengkaplah sudah Penderitaan Si Dukun Berambut Gondrong itu, karena semua Drama ‘kesaktian yang menipu’ melibatkan Gus Samsudin atau Udin Gondrong sang dukun harus gigit jari karena kedoknya sudah dibongkar sosok pesulap merah, Rabu (3/8/2022).

Sosok Gus Samsudin yang sebelumnya dihargai berkat ‘kesaktian-nya’, kini tengah mengalami turun pamor setelah kedoknya dibongkar oleh pesulap merah.

Padepokan pengobatan spiritual milik Gus Samsudin sang dukun berkedok agama terkena imbas digeruduk masa setelah Marcel alias pesulap merah blak-blakan bongkar trik tipu-tipunya di podcast Deddy Corbuzier.

Dalam kehadirannya menjadi bintang tamu di kanal Youtube Deddy Corbuzier, pesulap merah alias pemilik nama asli Marcel Radhival tampil nyentrik denganrambut berwarna merah membara dengan mengenakan warna kostum yang sama.

Sosok pesulap merah yang menyebut dirinya sebagai ´pawang dukun´semakin menjadi sorotan setelah diundang Deddy Corbuzier dalam podcast yang diunggah kanal Youtubenya pada pada Sabtu (30/7/2022).

Dari cuplikan video unggahan Deddy Corbuzier, pesulap merah terlihat memamerkan sebuah keris yang disebutnya sebagai keris petir.

“Ini keris petir, kalau kata dukun ini buat pembersihan, Kalau dukun biasanya make yang ada tombolnya, untuk nutupi tombolnya diiket pakai kain putih, biar chargernya ketutup juga,” ujar pesulap merah sambil memperagakan seolah kerisnya memiliki kekuatan tertentu.

Selanjutnya, Deddy Corbuzier bertanya soal pesulap merah yang ribut dengan Gus Samsudin pemilik padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati, yang diduga sebagai dukun berkedok agama. Padepokan itu sendiri diketahui berada di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

¨Awalnya pertama kali saya kan kontennya bongkar-bongkar rahasia dukun, salah satunya yang saya bongkar adalah trik dari Mas Udin ini, yang dia bakar tisue tanpa api,¨ ungkap pesulap merah.

¨Kalo pesulap yang praktekin, oh itu trik itu bohongan, tapi kalo pake sorban dan pake baju-baju berkedok agama, dianggapnya ilmu,¨ sambungnya.

¨Dia main itu tujuannya apa, katanya?¨ tanya Deddy Corbuzier.

¨Untuk pembersihan rumah,¨ jawab Marcel alias pesulap merah.

Pesulap merah mengungkapkan kepada Deddy Corbuzier bahwa tujuan dari tindakannya membongkar sulap tersebut adalah untuk memberi tahu dan mengedukasi masyarakat Indonesia bahwa itu hanyalah sekedar trik.

Setelah kasus perseteruan antara pesulap merah dan Gus Samsudin semakin viral di publik, padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin pun kena imbasnya.

Berita Penutupan Praktek Perdukunan Padepokan Nur Dzat Sejati

Diketahui, pasca kehadiran pesulap merah di podcast Deddy Corbuzier, padepokan yang terletak di Blitar, Jawa Timur itu pun ditutup.

Pasalnya, padepokan tersebut dinilai menjadi tempat Gus Samsudin untuk menjalankan praktik penipuan berkedok agama dan pengobatan spiritual.

5 Fakta Menarik Pesulap Merah Yang Bongkar Trik Akal-Akalan Gus Samsudin Dukun Berkedok Agama

Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin yang berada di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur,

Nama pesulap merah mencuat di publik setelah video perbincangannya dengan Deddy Corbuzier viral di jagat maya. Dalam video yang diunggah kanal Youtube Deddy Corbuzier, pesulap merah alias Marcel Radhival blak-blakan ungkap trik akal-akalan Gus Samsudin.

Dalam video yang diunggah kanal Youtube Deddy Corbuzier pada Sabtu (30/7/2022), Pesulap merah bahkan hadir sambil membawa alat-alat sulap, salah satunya adalah sebuah keris.

¨Ini keris petir, kalau kata dukun ini buat pembersihan,¨ ujar pesulap merah sambil memperagakan seolah kerisnya memiliki kekuatan tertentu.

¨Kalau dukun biasanya make yang ada tombolnya, untuk nutupi tombolnya diiket pakai kain putih, biar chargernya ketutup juga,¨ katanya sambil tertawa.

Selanjutnya, Deddy Corbuzier bertanya soal pesulap merah yang ribut dengan Gus Samsudin pemilik padepokan pengobatan spiritual Nur Dzat Sejati, yang diduga sebagai dukun berkedok agama. Padepokan itu sendiri diketahui berada di Desa Rejowinangun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

¨Awalnya pertama kali saya kan kontennya bongkar-bongkar rahasia dukun, salah satunya yang saya bongkar adalah trik dari Mas Udin ini, yang dia bakar tisue tanpa api,¨ ungkap pesulap merah.

¨Kalo pesulap yang praktekin, oh itu trik itu bohongan, tapi kalo pake sorban dan pake baju-baju berkedok agama, dianggapnya ilmu,¨ sambungnya.

Baca juga: Orang yang Sering Bersumpah Demi Allah Tanpa Diminta Dialah Pendusta

Bagikan informasi tentang Berita Penutupan Praktek Perdukunan Padepokan Nur Dzat Sejati, semoga kita semua dijauhkan dari bahaya perdukunan.

Santri.web.id
Author: Santri.web.id

Santri.web.id adalah salah satu website berita seputar santri, memberikan kabar terbaru tentang pendidikan santri dan pesantren.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 Komentar