Serangan Brutal Ke Pesantren Darul Istiqamah, Pondok Dibakar hingga Santriwati Dilecehkan

Serangan Pondok Pesantren Darul Istiqamah

SANTRIWEB – Insiden Serangan ke Pondok Pesantren Darul Istiqamah di daerah Belopa, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), diserang sejumlah orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (13/12) sekitar pukul 20.30 WITA.

Dalam peristiwa itu, salah satu bangunan pondok pesantren dibakar dan seorang santriwati dilecehkan. Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, membenarkan adanya peristiwa penyerangan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari korban dan sementara ditindaklanjuti.

Bacaan Lainnya

“Sudah kami terima laporannya dan sedang kami selidiki,” kata Arisandi, Senin (18/12).

Menurut keterangan pengelola pondok pesantren, peristiwa penyerangan itu terjadi saat para santri sedang membaca Al-Qur’an. Tiba-tiba, sekelompok orang tak dikenal datang ke pondok pesantren dan langsung melakukan penyerangan.

Para pelaku yang mengenakan penutup wajah itu langsung merusak bangunan pondok pesantren dan membakar salah satu ruangan. Selain itu, para pelaku juga menganiaya pengajar dan melecehkan seorang santriwati.

Santriwati yang menjadi korban pelecehan itu diketahui berinisial AN, berusia 16 tahun. Ia mengaku ditarik-tarik kerudung dan diancam akan dibunuh oleh pelaku.

“Saya ketakutan dan tidak bisa melawan,” kata AN.

Akibat peristiwa penyerangan itu, pondok pesantren mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, para santri juga mengalami trauma.

Peristiwa penyerangan terhadap pondok pesantren ini mendapat kecaman dari berbagai pihak. Mereka meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku.

“Ini merupakan tindakan yang tidak terpuji dan tidak boleh dibiarkan,” kata Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal.

Peristiwa penyerangan terhadap pondok pesantren ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Mereka khawatir peristiwa serupa akan kembali terjadi.

“Ini sangat meresahkan,” kata seorang warga di Belopa, Kabupaten Luwu.

Ia berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli dan pengamanan di sekitar pondok pesantren agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Pesan Damai dari Pimpinan Ponpes Darul Istiqamah

Meskipun peristiwa penyerangan itu menimbulkan trauma bagi para santri, pimpinan pondok pesantren Darul Istiqamah tetap memberikan pesan damai.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing provokasi,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqamah, KH. Muhammad Yusuf.

Ia juga meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku.

“Kami berharap keadilan dapat ditegakkan,” kata KH. Muhammad Yusuf.

Dampak Penyerangan terhadap Pondok Pesantren

Peristiwa Serangan ke Pondok Pesantren Darul Istiqamah tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dampak psikologis yang mendalam bagi para santri dan masyarakat sekitar.

Bagi para santri, peristiwa penyerangan itu menimbulkan trauma yang mendalam. Mereka merasa tidak aman dan khawatir akan keselamatan mereka. Hal ini dapat menghambat proses belajar dan mengajar di pondok pesantren.

Selain itu, peristiwa penyerangan itu juga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Mereka khawatir peristiwa serupa akan kembali terjadi. Hal ini dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Pemerintah dan Masyarakat Harus Bertindak

Pemerintah dan masyarakat harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Pemerintah harus meningkatkan patroli dan pengamanan di sekitar pondok pesantren. Hal ini dapat memberikan rasa aman bagi para santri dan masyarakat sekitar.
  • Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi tentang pentingnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Hal ini dapat mencegah terjadinya konflik yang dapat berujung pada kekerasan.
  • Masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Mereka dapat melaporkan kepada aparat keamanan jika melihat adanya aktivitas yang mencurigakan.

Peristiwa penyerangan terhadap pondok pesantren Darul Istiqamah merupakan peristiwa yang sangat menyedihkan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa masih ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, kita semua harus bersatu untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang.

Author Profile

irfan sembiring
irfan sembiring
Penulis dan jurnalis muda asal Kutalim Baru – Sumatera Utara. Memulai karier sebagai jurnalis di Media Cetak Warta Indonesia pada tahun 2022

Pos terkait