Gerakan Berjamaah Subuh Bupati Bungo dan Wakil Bupati Bungo

Gerakan Berjamaah Subuh Bupati Bungo dan Wakil Bupati Bungo
Gerakan Berjamaah Subuh Bupati Bungo dan Wakil Bupati Bungo

Dalam rangka memberikan pendiikan yang baik serta contoh yang dapat di ikuti oleh masyarakat kabupaten bungo, Bupati Bungo H. Mashuri, SP.ME dan Wakil Bupati Bungo H. Safrudin Dwi Apriyanto, S.Pd.I melakukan Gerakan Berjamaah Subuh Bupati Bungo dan Wakil Bupati Bungo.

Bupati Bungo H. Mashuri dan Wakil Bupati Bungo Safrudin Dwi Apriyanto membuat Program BASUH (gerakan subuh berjamaah) ini memberikan motivasi serta contoh teladan yang baik untuk masyarakat

Bacaan Lainnya
Promo Hosting SSD Unlimited

Santri Online – Jarang sekali kita dengar pejabat tinggi daerah yang melakukan hal ini, program sholat subuh berjamaah keliling ini baru di laksanakan di kabupaten bungo sejak Bupati dan Wakil Bupati Bungo Menjabat dari tahun 2016 Hingga 2 Periode saat ini sampai masa habis jabatan 2024.

Bupati Bungo H. Mashuri dan Wakil Bupati Bungo Safrudin Dwi Apriyanto membuat Program BASUH (gerakan berjamaah subuh) ini memberikan motivasi serta contoh teladan yang baik untuk masyarakat, jika dinyatakan ini adalah pencitraan semata, kemungkinan program ini sudah berakhir ketika beliaunya sudah menjabat. Namun ternyata ini tetap dilakukan sesuai dengan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bungo.

Gerakan Berjamaah Subuh Bupati dan Wakil Bupati Bungo

MUARA BUNGO, Sejak dicanangkan sholat subuh berjamaah keliling ke masjid-masjid oleh Bupati Bungo Mashuri, saat ini sudah memasuki hari ke 44.

Gerakan Berjamaah Subuh (Basuh) dari masjid ke masjid ini dilaksanakan setiap pagi. Untuk Minggu 11 November 2018 sholat subuh berjamaah dilaksanakan di masjid Al Huda, Dusun Baru Pusat Jalo, Kecamatan Muko-muko Bathin VII.

Dalam sambutannya Bupati Bungo H.Mashuri mengatakan bahwa nikmat yang luar biasa hari ini adalah kita semua yang hadir dapat ikut sholat subuh berjamaah di masjid, itu semua karena iman.

“Marilah kita terus meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah S.W.T. Semoga kita, daerah kita dijauhkan dari bencana dan malapetaka” imbuh Bupati.

Sementara itu tausiah subuh kali ini disampaikan oleh ustadz Awaluddin. Ustad dari Kabupaten Merangin ini dalam tausiahnya menyampaikan bahwa benteng orang beriman adalah

1. Memakmurakan Masjid

Dengan cara memakmurkan masjid, sholat berjamaah dan menyimak tausiah para ustadz yang memberikan bimbangan ke para jamaah.

Memakmurkan masjid adalah frase yang sering kita dengar. Memakmurkan masjid merupakan amal shaleh yang sangat mulia. Ia merupakan ciri khas orang muslim yang beriman kuat terhadap Allah, hari akhir, senantiasa menegakkan shalat, membayar zakat dan tidak takut dengan seorang pun kecuali Allah.

Bagaimana hukum memakmurkan masjid?

“Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala (mengharapkan wajah-Nya) maka Allah akan membangunkan baginya rumah (istana) di Surga”.

Selain difungsikan sebagai tempat ibadah, masjid juga digunakan untuk kegiatan sosial, dakwah, dan belajar agama secara kaaffah (menyeluruh)

Kesimpulan dari dalil di atas, masjid itu dimakmurkan dengan cara:

  1. Beriman kepada Allah dan hari akhir.
  2. Mendirikan shalat.
  3. Menunaikan zakat.
  4. Hanya takut kepada Allah.
  5. Diisi dengan majelis ilmu seperti pembelajaran Al-Qur’an, akidah, fikih, ibadah, akhlak, adab, dan ilmu penting lainnya.

Sebagai tempat ibadah umat Islam, keberadaan masjid sangat penting sekali. Untuk itu, sudah sepantasnya umat muslim memakmurkan keberadaan masjid tersebut agar kita mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT yang cukup besar.

2. Berzikir

Dzikir  merupakan ibadah sunnah yang paling dianjurkan untuk dikerjakan setiap saat. Di dalamnya mengandung banyak kebaikan dan keutamaan.

Pertama, bahwa berdzikir  dalam sholat memiliki pahala yang besar. Selain itu dengan mengingat Allah SWT maka akan menghindari perbuatan keji dan munkar. Dalam surat Al Ankabut ayat 45.

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Bacalah Kitab (Alquran) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Kedua, berdzikir  adalah untuk mengingat Allah. Maka ketika hamba-Nya mengingat Allah, maka janji Allah bahwa akan mengingat hamba-Nya tersebut. Dalam Al Baqarah ayat 152 disebutkan:

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”

Ketiga, Allah akan mengampuni orang yang berdzikir  sebagaimana Allah mengampuni dosa Nabi Yunus dengan mengeluarkannya dari perut ikan. Dalam As Shaffat ayat 143-144:

فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِينَ.لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berdzikir  (bertasbih) kepada Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai hari Berbangkit.”

Diriwayatkan oleh Annas bin Malik dan Kitab At-Tirmidzi, waktu terbaik untuk berzikir kepada Allah yaitu setelah shalat lima waktu, dan di setiap waktu, serta setiap kesempatan.

3. Membaca Al-quran.

Membaca Al-Quran banyak mendatangkan manfaat tentunya mendatangkan pahala dan kebaikan pahala yang berlipat ganda, Rasulullah ﷺ bersabda:

“ Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Alquran), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi).

Bagaimana perhitungan pahala yang Allah janjikan ketika membaca Alquran?

Bila satu huruf dibalas dengan 10 pahala kebaikan dan bila membaca satu halaman Alquran; kita akan mendapat 5.250 pahala. Satu juz mendapat 105 ribu pahala.

Dalam Alquran, disebutkan bahwa Allah SWT akan membalas setiap amal kebaikan tanpa batas sesuai dengan kehendak Allah SWT.

Apa keuntungan membaca Alquran?

Manfaat utama dari membaca Alquran adalah mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits bahwa barang siapa yang membaca satu huruf saja dari Alquran akan mendapatkan satu kebaikan dan dari satu kebaikan itu akan berlipat menjadi sepuluh kebaikan.

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda,

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-quran maka baginya mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan tersebut dilipat-gandakan menjadi sepuluh kalinya.”

Dikutip sebagian informasi dari NMCBerita : https://www.nmcberita.id/read/bupati-bungo-basuh-di-masjid-al-huda-dusun-baru-pusat-jalo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *