Satlantas Polres Grobogan Luncurkan Program “Santri Aman Berkendara” di Pondok Pesantren Budi Utomo

Satlantas Polres Grobogan bersama Polda Jateng mempersembahkan kegiatan spesial yang tak hanya mendidik, tapi juga menginspirasi. Glorifikasi keselamatan “Santri Aman Berkendara” (Trimandara) memasuki pondok pesantren (ponpes) untuk menyulap para santri menjadi agen pelopor keselamatan berlalu lintas.

Di Ponpes Budi Utomo, Desa Sukorejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, kegiatan ini berlangsung pada Senin (11/3/2024). Dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Tejo Suwono, momen ini menjadi panggung penting untuk memberi pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas kepada para santri.

Bacaan Lainnya

“Para santri diharapkan menjadi pelopor tertib berlalu lintas dalam Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi, serta membantu menekan angka kecelakaan di jalan raya,” ujar Kasat Lantas Polres Grobogan.

Dalam sesi edukasi tersebut, para santri diberikan pemahaman mendalam tentang aturan-aturan yang harus diikuti saat berkendara di jalan. Hal ini dilakukan untuk menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini, sehingga para santri selalu taat pada aturan lalu lintas saat mengemudi.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa generasi muda memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, dengan harapan dapat meminimalisir pelanggaran yang bisa menyebabkan kecelakaan,” tambah AKP Tejo Suwono.

Operasi keselamatan lalu lintas ini bertujuan untuk menangani pelanggaran-pelanggaran seperti penggunaan handphone saat berkendara, pengemudi di bawah umur, penumpang sepeda motor berlebihan, hingga penggunaan helm dan sabuk pengaman yang tidak sesuai.

Tidak hanya memberikan edukasi, operasi ini juga dilakukan dengan pendekatan humanis. Di samping itu, Sat Lantas juga bekerja sama dengan Dokkes Polres Grobogan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis kepada para peserta. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi momentum berharga dalam menjaga keselamatan dan kesehatan bersama.

Dalam suasana yang penuh semangat dan kepedulian, Satlantas Polres Grobogan membuktikan komitmennya dalam mendidik serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda. Kehadiran mereka di Ponpes Budi Utomo bukan hanya sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sementara para santri menerima edukasi dan pemeriksaan kesehatan, momen ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk memahami bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Melalui pendekatan yang humanis dan berbasis masyarakat, Satlantas Polres Grobogan membuktikan bahwa penegakan hukum dan pencegahan kecelakaan dapat dilakukan dengan cara yang tidak hanya efektif, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan sosial.

Sebagai bagian dari komunitas, kita semua memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Dengan meningkatkan kesadaran akan aturan lalu lintas dan mengedepankan sikap bertanggung jawab saat berkendara, kita dapat mewujudkan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi semua orang.

Dengan demikian, kegiatan “Santri Aman Berkendara” (Trimandara) di Ponpes Budi Utomo tidak hanya menjadi acara biasa, tetapi menjadi momentum berharga dalam membangun budaya keselamatan yang kuat dan berkelanjutan di tengah-tengah masyarakat. Semoga upaya ini dapat menginspirasi dan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam menjalankan program keselamatan berlalu lintas yang efektif dan berdaya guna.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk keterlibatan aktif Satlantas Polres Grobogan dalam mengatasi masalah kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Dengan mendatangi pondok pesantren dan menyasar para santri, mereka tidak hanya menyebarkan pengetahuan tentang aturan lalu lintas, tetapi juga membentuk kemitraan dengan komunitas lokal untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Pendidikan tentang keselamatan berlalu lintas bukanlah hal yang seharusnya hanya dipahami oleh para pengendara yang sudah memiliki SIM atau orang dewasa saja. Sejak usia dini, anak-anak perlu diberikan pemahaman tentang bahaya di jalan raya dan bagaimana cara berkendara yang aman. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab dan sadar akan keselamatan diri sendiri serta orang lain saat berada di jalan.

Melalui pendekatan yang ramah dan edukatif, Satlantas Polres Grobogan telah memberikan kontribusi yang berarti dalam menjaga keselamatan masyarakat. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai daerah, sehingga dapat membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua. Semangat untuk menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab harus terus diperjuangkan, demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan aman dalam berlalu lintas.

Pos terkait