DPR RI Komisi 6 Meresmikan Aula Mustafa Pesantren Modern Darul Ihsan Hamparan Perak, Menjadi Simbol Kemajuan Pendidikan

DPR RI Komisi 6 meresmikan aula mustafa pesantren Modern Darul Ihsan

SANTRI, Sumatera Utara – H.M.Husni Mustafa selaku pendiri dan DPR RI Komisi 6 meresmikan aula mustafa pesantren Modern Darul Ihsan di Hamparan Perak dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Aula Mustafa Pesantren Modern Darul Ihsan di Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/24).

Aula Mustafa merupakan bangunan baru yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti ruang kelas, ruang multimedia, dan perpustakaan. Aula ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Pesantren Modern Darul Ihsan dan juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya

H.M. Husni Mustafa, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya pembangunan Aula Mustafa. Beliau berharap aula ini dapat menjadi simbol kemajuan pendidikan di Pesantren Modern Darul Ihsan.

“Aula Mustafa ini merupakan simbol kemajuan pendidikan di Pesantren Modern Darul Ihsan. Kami berharap aula ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren dan juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar H.M. Husni Mustafa.

H.M. Husni Mustafa juga menambahkan bahwa pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa. Oleh karena itu, beliau mengajak semua pihak untuk terus mendukung pendidikan di Indonesia.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Oleh karena itu, mari kita semua terus mendukung pendidikan di Indonesia,” ujar H.M. Husni Mustafa.

DPR RI Komisi 6 meresmikan Aula Mustafa Pesantren Modern Darul Ihsan salah satu wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan adanya aula ini, diharapkan para santri dapat belajar dengan lebih nyaman dan optimal.

Acara Peresmian

Acara peresmian Aula Mustafa diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari para tamu undangan. Setelah itu, dilakukan pemotongan pita peresmian dan peninjauan aula.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain:

  • H.M. Husni Mustafa, SE., MM., Anggota DPR RI Komisi 6 dan Pendiri Pesantren Modern Darul Ihsan
  • H.M. Rifqi Nuzul Satria, SE., Ketua Yayasan Bina Mulia Insani Selemak
  • Buya Professor Dr. Amiruddin MS., Penceramah
  • Perwakilan dari Lazisnu dan Bpkh Pusat
  • Tamu undangan dari berbagai lembaga pemerintah, tokoh masyarakat, dan keluarga besar Pesantren Modern Darul Ihsan

Pesan dan Harapan

Berikut adalah beberapa upaya yang dilakukan oleh H.M. Husni Mustafa dalam meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren:

  • Memperjuangkan anggaran pendidikan di DPR RI: H.M. Husni Mustafa aktif dalam memperjuangkan anggaran pendidikan di DPR RI agar semakin meningkat. Beliau yakin bahwa peningkatan anggaran pendidikan akan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, termasuk di pesantren.
  • Mendorong program-program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren: H.M. Husni Mustafa juga mendorong program-program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren, seperti program pelatihan guru, program pengembangan kurikulum, dan program bantuan sarana dan prasarana.
  • Memberikan bantuan kepada pesantren-pesantren di seluruh Indonesia: H.M. Husni Mustafa aktif dalam memberikan bantuan kepada pesantren-pesantren di seluruh Indonesia, baik dalam bentuk dana maupun program pelatihan. Beliau berharap bantuan ini dapat membantu pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikannya.

Harapan H.M. Husni Mustafa untuk Pendidikan di Pesantren

H.M. Husni Mustafa berharap bahwa dengan berbagai upaya yang dilakukannya, kualitas pendidikan di pesantren akan semakin meningkat. Beliau ingin agar pesantren dapat menjadi lembaga pendidikan yang mencetak generasi muda yang Qur’ani, beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan berwawasan global.

“Saya berharap pesantren dapat menjadi lembaga pendidikan yang mencetak generasi muda yang Qur’ani, beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan berwawasan global. Generasi muda inilah yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” H.M. Husni Mustafa pungkasnya.

Pos terkait